HADIS ISLAM YANG PALING UTAMA

HADIS NABI MENGAJARKAN AL-QURAN PADA SAHABAT

 

HADIS NABI MENGAJARKAN AL-QURAN PADA SAHABAT



صحيح البخاري ٤: حدثنا موسى بن إسماعيل قال حدثنا أبو عوانة قال حدثنا موسى بن أبي عائشة قال حدثنا سعيد بن جبير عن ابن عباس في قوله تعالى

{ لا تحرك به لسانك لتعجل به } قال كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يعالج من التنزيل شدة وكان مما يحرك شفتيه فقال ابن عباس فأنا أحركهما لكم كما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يحركهما وقال سعيد أنا أحركهما كما رأيت ابن عباس يحركهما فحرك شفتيه فأنزل الله تعالى

{ لا تحرك به لسانك لتعجل به إن علينا جمعه وقرآنه } قال جمعه لك في صدرك وتقرأه

{ فإذا قرأناه فاتبع قرآنه } قال فاستمع له وأنصت

{ ثم إن علينا بيانه } ثم إن علينا أن تقرأه

فكان رسول الله صلى الله عليه وسلم بعد ذلك إذا أتاه جبريل استمع فإذا انطلق جبريل قرأه النبي صلى الله عليه وسلم كما قرأه

 

Shahih Bukhari 4: Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah berkata: bahwa Telah menceritakan kepada kami Musa bin Abu 'Aisyah berkata: Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Jubair dari Ibnu 'Abbas

 

Tentang firman Allah Ta'ala: {Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Qur'an karena hendak cepat-cepat (ingin menguasainya)}. Berkata Ibnu 'Abbas: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sangat kuat keinginannya untuk menghafalkan apa yang diturunkan (Al Qur'an) dan menggerak-gerakkan kedua bibir Beliau." Berkata Ibnu 'Abbas: "Aku akan menggerakkan kedua bibirku (untuk mencontohkannya) kepada kalian sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menggerakkan kedua bibirnya". Dan berkata Sa'id: "Dan aku akan menggerakkan kedua bibirku (untuk mencontohkannya) sebagaimana aku melihat Ibnu 'Abbas menggerakkan kedua bibirnya. Lalu ia menggerakkan kedua bibirnya, Maka turunlah firman Allah Ta'ala: {Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Qur'an karena hendak cepat-cepat (menguasai) nya. Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya}. Maksudnya Allah mengumpulkannya di dalam dadamu (untuk dihafalkan) dan kemudian kamu membacanya. {Apabila Kami telah selesai membacakannya, maka ikutilah bacaannya itu}. Maksudnya: "Dengarkanlah dan diamlah". {Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya}. Maksudnya: "Dan Kewajiban Kamilah untuk membacakannya". Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sejak saat itu bila Jibril datang kepadanya, Beliau mendengarkannya. Dan bila Jibril telah pergi, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membacakannya (kepada para sahabat) sebagaimana Jibril membacakannya kepada Beliau.

 

Komentar